SYUKURAN LULUS LEMHANAS, BUPATI : SINERGITAS KEBERSAMAAN MENJADI BAROMETER PEMBANGUNAN PUNCAK JAYA

0

Mulia – Untuk mensyukuri selesainya Pendidikan Program Pemantapan Pimpinan Daerah (P3DA) Angkatan X di Lemhanas Republik Indonesia oleh Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM maka acara syukuran yang bertempat di aula Sasana Kawonak Pada Rabu (27/11) yang dihadiri oleh Wakil Bupati Puncak Jaya Deinas Geley, S.Sos, M.Si, Ketua DPRD sementara Matius Wonda, Kapolres Puncak Jaya AKBP Drs.Mikael Suradar, Mm, Dandim1714/PJ Letkol Inf. Agus Soenaryo, Wakil ketua pimpinan DPRD sementara, Ketua Klasis GIDI Pdt. Yosep Murib,M.Th, Pimpinan instansi Vertikal serta pimpinan dan jemaat denominasi gereja.
Dalam ibadah syukuran yang dipimpin oleh liturgis Alfrice Pademe, S.Th dan ibadah pembukaan oleh Pdt. Adriana Sirloy,S.Si dan juga penyampaian Firman Tuhan oleh Pdt. Yosep Murib M.Th yang menyampaikan bahwa Dalam segala hal harus mengucapkan syukur kepada Tuhan karena dengan bersyukur maka manusia akan selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. “Manusia harus memiliki hubungan yang intim dengan penciptanya lewat doa manusia dapat berkomunikasi dengan Tuhan karena doa adalah napas hidup orang percaya (Yeremia 33:3). Kita harus bersyukur karena bpk bupati telah selesai ikut pendidikan di Lemhanas itu karena Tuhan karena di Mulia nama Tuhan dimuliakan semua ajaran Tuhan mari KITA buka dalam kitab Yohanes 16 : 3″ ungkapnya.
Ibadah pengucapan syukur tersebut ditutup dengan doa oleh Pdt. Ludi Lidia, S.Th.
Sementara itu dalam sambutan Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM mengucap syukur karena telah menyelesaikan P3DA “Puji Tuhan karena saya telah selesai mengikuti pendidikan di Lemhanas yang berlangsung sejak tanggal 29 September sampai 20 November 2019 kami ada 50 orang yang jadi peserta namun setelah digodok maka hingga selesai hanya 37 orang. Pentingnya kegiatan ini untuk mendidik para pimpinan daerah dalam menjalankan tugas. Pendidikan ini sangat selektif untuk meningkatkan pemantapan dan bekal” Ujar Yuni.
” Kita bangga karena Perhatian pemerintah pusat sehingga Puncak Jaya dipanggil untuk mengikuti pendidikan ini dan ini adalah penghargaan dalam menjaga stabilitas keamanan dan kerjasama semua pihak terlebih TNI/Polri dan masyarakat yang telah bahu – membahu membangun sinergitas yang baik, karena orang – orang yang ada di Puncak Jaya siap bertempur di semua bidang” Tegas Bupati.
Bupati Puncak Jaya juga menambahkan bahwa Penilaian dari pemerintah pusat bahwa Muspida dan semua pihak bersinergi dengan kebersamaan dan menjadi barometer bagi pembangunan di Puncak Jaya kedepan sehingga jangan ada perbedaan antar Agama, suku dan ras karena jaminan masuk sorga adalah kembali pada keyakinan pribadi.
” Yang perlu saya ingatkan kepada masyarakat saya yang ada di Puncak Jaya adalah jangan terpengaruh dengan isu-isu yg tidak bertanggungjawab atau HOAX, sehingga Amanah yaitu Aman, Mandiri dan sejahtera selalu kita jaga dan juga harus memiliki kesadaran hukum, jangan jadikan tata adat yg buruk kita pertahankan, namun jadikan nilai Pancasila sebagai pedoman terlebih bagi pemuda yang menjadi tulang punggung dan generasi penerus Puncak Jaya. Sekali lagi saya tegaskan tidak boleh terprovokasi dengan isu yang berkembang diluar dan kepada ASN saya harap untuk terus melayani masyarakat sesuai tugas dan fungsi masing-masing” tegas Bupati.
Sementara itu dan telah diketahui bersama bahwa perubahan dan Regulasi UU bagi ASN dengan perampingan jabatan eselon III dan IV sehingga melalui Gubernur Lemhanas menyampaikan rekomendasi dari pemerintah daerah untuk pengecualian di daerah tertentu karena latar belakang pemikiran maupun tingkat pendidikan yang membatasi dalam menerima kenyataan tersebut. Ia juga menyampaikan tentang gambaran penggunaan OTSUS Nomor 21 Tahun 2001 juga digunakan kepada Ormas yang telah dilantik dan dikukuhkan dan mendapat tanggapan dan apresiasi sehingga bisa menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota yang ada di Papua dan Papua Barat sehingga image atau pandangan pada generasi Puncak Jaya kedepan harus diubah jadi baik “Salah satu penyampaian kami kepada pemerintah Pusat adalah kewenangan Sekolah Menengah Atas dikembalikan ke daerah masing – masing. Saya ucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati, ASN, DPRD TNI Polri dan masyarakat yang yang bekerja sama menjaga keamanan selama bupati pengikut pendidikan di Lemhanas ” tutur Bupati.
Ditambahkan pula oleh Bupati bahwa untuk tanggal 1 Desember 2019 akan diadakan ibadah bersama di Aula GIDI ” Tanggal 1 Desember nant kita harus kumandangkan lagu – lagu bernuansa rohani sehingga kita menyambut datangnya Natal dengan sukacita dan juga ada agenda yang cukup penting yaitu pelantikan Ketua DPRD “ungkap Bupati.
Diakhir sambutannya Yuni menambahkan bahwa masyarakat Puncak Jaya mendapat bantuan 1000 unit rumah dari pemerintah pusat ” Karena itu mari kita bekerja dengan baik membangun Puncak Jaya seperti kata peribahasa berat sama di pikul ringan sama dijinjing dan barang siapa bekerja dengan baik di tanah ini akan berjalan dari tanda heran yang satu ke tanda heran yang lain “jelasnya.
Kemudian yang mengesankan dalam ibadah syukuran tersebut Bupati Yuni menyanyikan sebuah lagu pujian dan mengajak hadirin yang hadir untuk ikut bernyanyi.

Share.

About Author

Leave A Reply