Gambaran singkat profil daerah Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua, Indonesia.

SYUKURAN LULUS LEMHANAS, BUPATI : SINERGITAS KEBERSAMAAN MENJADI BAROMETER PEMBANGUNAN PUNCAK JAYA
SYUKURAN LULUS LEMHANAS, BUPATI : SINERGITAS KEBERSAMAAN MENJADI BAROMETER PEMBANGUNAN PUNCAK JAYA

Angkatan X tahun  tanggal 28 Oktober- 20 November 2019 – Doc. Mulia,27 November 2019

Kondisi Umum

Kabupaten Puncak Jaya dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor : 52 Tahun 1996 tentang Pembentukan Kabupaten Puncak Jaya, Paniai, Mimika dan Perubahan Nama dan Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Daerah Tingkat II Paniai di Wilayah Propinsi Daerah TK I Irian Jaya.

Selanjutnya diperkuat dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 tentang tentang Pembentukan Propinsi Irian Jaya Tengah, Irian Jaya Barat, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak Jaya dan Kota Sorong.

Seiring dengan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan dan untuk memperpendek rentang kendali pelayanan, maka Kabupaten Puncak Jaya telah dimekarkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Puncak.  Saat ini Kabupaten Puncak Jaya terdiri dari 8 distrik atau Kecamatan yaitu :

  • Distrik Mulia
  • Distrik Ilu
  • Distrik Fawi
  • Distrik Mewoluk
  • Distrik Yamo
  • Distrik Tingginambut
  • Distrik Torere, dan
  • Distrik Jigonikme

Sedangkan jumlah kampung yang semula terdiri dari 67 kampung, untuk lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat yang terisolir di pedalaman maka dalam perkembangan selanjutnya telah dilakukan pemekaran kampung dari 67 kampung menjadi 302 kampung yaitu berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Puncak Jaya Nomor : 2 Tahun 2008. Luas wilayah Kabupaten

Puncak Jaya 6.477,65 KM2 dengan jumlah penduduk 256.314 jiwa (Februari 2013) yang sebagian besar tersebar dan bermukim di balik-balik gunung dan lembah dengan kondisi kehidupan yang serba terbatas.

Geografis Kabupaten Puncak Jaya

Secara geografis Kabupaten Puncak Jaya berada pada posisi 137o 15” – 138O15’’ bujur timur dan 2o0” – 3o 0” lintang selatan.

Letak geografis Kabupaten Puncak Jaya berada di kawasan Pegunungan Tengah Provinsi Papua dengan keginggian antara 500 s/d 4.500 M di atas permukaan laut. 95% Wilayah Kabupaten Puncak Jaya merupakan wilayah yang berbukit-bukit dan bergunung-gunung dengan struktur tanah yang berbatu-batu, dan hanya kurang lebih 5% yang merupakan dataran rendah yaitu Distrik Fawi dan Torere.

Secara Administratif Kabupaten Puncak Jaya memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara   :   Berbatasan dengan Kabupaten Mamberamo Raya;
  • Sebelah Timur  :   Berbatasan  dengan  Distrik Karubaga Kabupaten Tolikara;
  • Sebelah Selatan  :  Berbatasan dengan Distrik Agadugume Kabupaten Puncak, dan distrik Tiom Kabupaten Lanny Jaya;
  • Sebelah Barat     : Berbatasan dengan Distrik Sinak, Distrik Pogoma dan Distrik Doufo Kabupaten Puncak.

Kesimpulan

Berdasarkan paparan profil singkat Kabupaten Puncak Jaya tersebut di atas, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Situasi pembangunan manusia di Kabupaten Puncak Jaya dihadapkan pada permasalahan terutama dibidang kesehatan dan pendidikan. Tuntutan pelayanan kesehatan dan pendidikan dihadapkan pada fakta keterbatasan sarana dan prasarana seperti gedung sekolah, penyediaan guru tetapyang menetap, fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan. Akibatnya ratio murid dan gedung sekolah juga murid dengan guru masih besar. Begitu juga dengan rasio penduduk dan tenaga kesehatan juga masih timpang.
  2. Salah satu hal yang menyebabkan lambannya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Puncak Jaya adalah tingginya Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK). Kabupaten Puncak Jaya berada pada urutan ketiga di Provinsi Papua dan urutan ketiga juga di level Nasional. Atau dapat dikatakan bahwa Kabupaten Puncak Jaya adalah daerah termahal ketiga di Indonesia.
  3. Angka IPM Kabupaten Puncak Jaya meningkat dari 68,21 pada tahun 2009 menjadi 68,27 pada tahun 2010, dengan percepatan pertumbuhan IPM menuju ideal sebesar 0,18. Sedangkan komponen pendidikan yaitu Angka Melek Huruf di Kabupaten Puncak Jaya sudah cukup tinggi dan rata-rata lama sekolah mengalami sedikit peningkatan. Angka IPM Kabupaten Puncak Jaya berada pada urutan kedelapan di Provinsi Papua.

Untuk profil lengkap Kabupaten Puncak Jaya Papua, Anda bisa lihat pada dokumentasi dalam bentuk PDF dibawah ini;

Demikian profil singkat Kabupaten Puncak Jaya ini dibuat, dengan harapan dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam penyusunan kebijakan strategis untuk pembangunan di Kabupaten Puncak Jaya.

Close Search Window