KUNKER KE PUNCAK JAYA KAPOLDA MENGHARAPKAN KEIKUTSERTAAN PARA TOKOH AGAMA DALAM MEMBANGUN KAMTIBMAS DI PUNCAK JAYA

0

MULIA- Kapolda Papua Irjen Pol. Drs Martuani Sormin, M.SI mengaharapkan peran aktif pendeta-pendeta di Kabupaten Puncak Jaya untuk mendidik generasi-generasi muda yang ada di Kabupatren Puncak Jaya, hal ini disampaikan Irjen Pol. Drs Martuani Sormin, M. SI pada Kunjungan kerjanya di kota Mulia Kabupaten Puncak Jaya dalam rangka tatap muka bersama Pemerintah Daerah, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, senin (3/09) di Gedung Sasana Kawonak Kantor Bupati Puncak Jaya.
Kegiatan yang di awali dengan penjemputan Rombongan disambut dengan tarian adat Puncak Jaya, Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut Kasdam VXII/Cend Brigjen TNI Nyoman Cantiasa, Kabinda Papua Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon, Dir Intel PoLda Papua, Kombes Patrige G. Renwarin, Dir. Reskrimsus Polda Papua Kombes. Pol Edy Swasono, Waas Intel Kodam VXII/Cend. Letkol INF. Jefri A. Bojoh, Kasat Brimob Polda Papua Kombes Pol Jeremias Rontini. SIK, M. SI, Wadir Binmas Polda Papua AKBP Yamin, Koorspripim Polda Papua Kom Pol Catur Cahyono W, Kaur Bungkol Polda Papua Ipda. Hidayat Staf Bin daerah Papua Mayor TNI Vian. Wakil Bupati Puncak Jaya Deinas Geley. S. Sos, M. Si, Kapolres Puncak Jaya AKBP Agustinus Ary Purwanto,S.IK , Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Akmil Satria M. Dharmawi, Pejabat Esalon II,III, dan IV, Pimpinan Ormas, Kepala Disrtik serta Masyarakat Puncak Jaya yang ikut mengambil bagian dalam acara tersebut.
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, S. Sos, S. IP, MM mengatakan dalam Laporannya bahwa Kabupaten Puncak Jaya terdiri dari 26 Disrtik dan 302 Kampung didalamnya jumlah penduduk 234.167, “Pada umumnya kami melaporkan bahwa didalam 26 disrtik ini sampai saat ini penyelenggaraan Pemerintahan pembangunan Pemerintah masih berjalan dalam suasana yang aman dan kondusif” tegas Bupati Yuni Wonda, S.Sos, S.IP, MM.
Lebih Lanjut Ia juga melalaporkan beberapa waktu lalu telah melantik 302 kampung dalam penyelenggaraan pemerintahan karena berdasarkan undang-undang bahwa kewenangan Bupati/Wali kota melantik kepala kampung mengangkat dan memberhentikan namun pihaknya mengakui adanya gangguan dan hambatan yang terjadi di 3 Disrtik yang sampai saat ini belum kondusif karena keputusan Bupati. Dengan demikian ada beberapa langka-langka yang di lakukan, yakni dengan mengutus dari pemerintah TNI / Polri untuk di tugaskan turun langsung ke lokasi yang terjadi keributan.
Menurutnya ada 3 hal yang menjadi menjadi faktor ketidakpuasan dari masyarakat di 3 Distrik tersebut yaitu terjadi perubahan aturan yang luar biasa ini membuat sehingga daerah ini harus menyesuaikan aturan-aturan yang terjadi perubahan salah satunya adalah undang- undang yang diatur tentang pengangkatan dan pemberhentian kepala kampung, pemahaman masyarakat Puncak Jaya seorang kepala kampung yang di angkat merupakan hak warisan oleh karena itu apabila seorang kepala kampung yang diangkat ketika meninggal diwariskan kepada anak atau istrinya.
Harapan Bupati Puncak Jaya kepada bapak kapolda Papua agar meningkatkan status Pospol Tingginambut dan Fawi untuk menjadi Polsek, begitu pula dengan pos Tingginambut dan Fawi kami juga berharap kepada bapak Kasdam untuk meningkatkan menjadi Koramil, untuk pengamana menciptakan situasi yang aman di Kabupaten Puncak Jaya.
Selanjutnya sambutan yang disampaikan oleh Kapolda Papua “kehadiran kami di Puncak Jaya ini untuk memberikan suport kepada Bapak Bupati karena bapak tidak sendiri, bapak jangan ragu untuk mengambil keputusan karena tidak ada yang bisa mengalahkan Pemerintah, oleh sebab itu sebagai ASN harus patuh dan taat kepada Bupati, harapan saya Bapak Bupati harus menjalankan Pemerinta di Puncak Jaya ini dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya Bapak jangan ragu karena kami pasti akan membekap Bapak” karena Bapak merupakan pemerintah yang sah tegas Kapolda Papua. Beliau juga menegaskan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil, TNI, Polri dan seluruh masyarakat agar bekerja dengan sunggu-sunggu pasti akan mendapatkan satu tanda heran ke tanda heran yang lain, hal itu terbukti suda tiga kapolri lulusan tanah Papua.
Kapolda juga menghimbau kepada Pendeta-pendeta dan pera Hamba-hamba Tuhan agar bertanggung jawab untuk mendorong dengan tegas menyampaikan Firman yang benar kepada umat, agar masyarakat kita menjadi terdidik, terpintar dan terlatih.
Kapolda Papua juga berpesan kepada Tokoh Agama agar membantu memberi pemahaman kepada para remaja bahwa betapa berbahayanya Miras, Narkoba dan pergaulan bebas bagi generasi muda.
Usai tatap muka, acara dilanjutka dengan peninjauan Mapolres Puncak Jaya dan Makodim 1714/PJ.

Share.

About Author

Leave A Reply