DP3AKB KABUPATEN PUNCAK JAYA BENTUK POKJA KB DIHARAPKAN ADA KERJA SAMA YANG BAIK

0

Pers Release Humas PJ No:043/IX/2018

Mulia- Berlangsung di Kantor Desa Kampung Wandenggobak Distrik Irimuli Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana melaksanakan Kegiatan Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB-DAK) rabu (26/9).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dr. Miftakhul Huda M. Kes, Dr. Nasir, Bidan. Kurniasi, SST, Kepala Distrik Irimuli, 9 Kepala Kampung , serta seluruh Masyarakat setempat yang sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini.

Sambutan Kepala DP3AKB dalam hal ini disampaikan oleh Sekertaris DP3AKB Obet Aibekob menjelaskan bahwa “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ditindak lanjuti dari kegiatan yang sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu di Distrik Pagaleme Kampung Igimbut.”

Sebelum membentuk POKJA terlebih dahulu diberikan pemahaman dan pengertian maksut dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk Pengendalian Masyarakat dan kesejahteraan Keluarga Obet menyampaikan bahwa “kami bukan saja berbicara mengenai keluarga berencana yang biasa dikenal dengan 2 (dua) anak cukup. Tetapi kami juga berbicara tentang Kesejahteraan Keluarga, hal ini menyangkut Kesehatan, Ekonomi, Pertanian dan lain sebagainya, kegiatan ini merupakan kegiatan Pemerintah pusat Program Bapak Jokowi.”

Kegiatan ini juga dilakukan untuk Pembentukan Kelopok Kerja (POKJA), maka harapan kami dari setiap kampung ada satu orang perwakilan yang dipilih, dan setelah pemilihan kelompok ini yang akan membantu kami dalam pelayanan Pemerintahan, jadi bukan hanya dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana tetapi dari Dinas-dinas lain seperti Dinas Kesehatan yang saat ini akan membantu kami untuk melayani Masyarakat.

Sebelum dilanjutkan dengan Pembentukan Kelompok Kerja Dr. Huda menambahkan tentang manfaat Gigi, Gigi merupakan salah satu organ penting pencernaan. Gigi digunakan untuk mengunyah makanan sebelum masuk ke saluran pencernaan. Jika ada gangguan pada gigi tentu proses pencernaannya menjadi terganggu pula.Gigi yang bermasalah juga dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Semua itu bisa dicegah hanya dengan melakukan perawatan gigi yang baik dan teratur.

Usai kegiatan dilanjutkan dengan Pembentukan Kelompok Kerja Kampung KB. Jadi dari 9 Kampung akan dijadikan satu Pembentukan Kelompok Kerja (POKJA).

Dalam penyusunan Pembentukan Kelompok Kerja ini ada 4 Penanggung jawab yaitu: Penasihat, Ketua,Sekertaris, Bendahara. Sedangkan Seksi-seksi ada 8 yaitu: Seksi Keagamaan, Seksi Sosial Pendidikan, Seksi Reproduksi, Seksi Perlindungan, Seksi kasih sayang, seksi sosial budaya, seksi Ekonomi, seksi pembinaan lingkungan. Perwakilan yang di pilih meksimal bisa menulis dan membaca.

Share.

About Author

Leave A Reply